Harga Emas Sentuh 1.700 Dollar AS

Harga emas sempat menyentuh level 1.700 dollar AS pada awal sesi, sebelum akhirnya turun karena investor mengambil untung.

Emas telah naik sebanyak 1,7 persen, dan menyentuh tingkat tertinggi sejak Desember 2012 di 1.702.56 dollar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik 3,3 dollar AS atau 0,2 persen, menjadi 1,675,70 dollar AS per ounce.

Emas berjangka di Bursa Comex naik pada akhir perdagangan Senin (9/3/2020) waktu setempat (Selasa pagi WIB).

Harga Emas Sentuh 1.700 Dollar AS
Harga Emas Sentuh 1.700 Dollar AS

Sementara di pasar spot, harga emas turun 0,1 persen menjadi 1.672,32 dollar AS per ounce pada pukul 13.54 waktu setempat.

Baca Juga : Bidik Saham yang Terpapar Kilau Emas di Tengah Virus Corona.

Indeks saham utama Wall Street anjlok sekitar lima persen, dikarenakan merosotnya harga minyak dan merebaknya virus corona.

Harga minyak turun sepertiga, penurunan harian terbesar sejak Perang Teluk 1991, ketika Arab Saudi dan Rusia mengindikasikan akan meningkatkan pasokan ke pasar yang kelebihan pasokan.

“Kami memiliki pertempuran dua arah yang terjadi di antara leverage hedge fund, yang perlu dikurangi lagi, dan investor berusaha menemukan tempat yang aman dari jatuhnya pasar saham, khususnya sektor energi,” kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Fokus investor selanjutnya beralih ke pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis (12/3/2020) dan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS pada 18 Maret.

Sementara logam mulia lainnya, harga spot paladium turun 2,9 persen menjadi 2.491,15 dollar AS per ounce, setelah sebelumnya merosot ke level terendah sejak 12 Februari di 2.352 dollar AS.

Perak turun 1,9 persen menjadi 16,98 dollar AS per ounce, sementara platinum turun 4,3 persen pada 861,74 dollar AS.

Di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Mei kehilangan 20,9 sen atau 1,21 persen, ditutup pada 17,054 dollar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman April turun 33,6 dollar AS atau 3,75 persen, menjadi 862,8 dollar AS per ounce.