Harga Emas Diprediksi Capai Rp 1,4 Juta/Gram

Harga Emas Diprediksi Capai Rp 1,4 Juta/Gram

Harga Emas Diprediksi Capai Rp 1,4 Juta/Gram
Harga Emas Diprediksi Capai Rp 1,4 Juta/Gram

Bank terbesar kedua di Amerika Serikat. Bank of America (BOA), Kembali menaikkan prediksi harga emas dunia hingga US$ 3.000 / oz.

Nilai ini adalah titik tertinggi prediksi dari BOA dan bila ini terjadi, akan menjadi titik tertinggi emas sepanjang sejarah manusia.

Hal ini dilakukan setelah beberapa sebelumnya BOA memprediksi harga emas hingga US$ 2.000 / oz.

Sebagai tolak ukurnya, saat artikel ini ditulis, harga emas dunia berada di US$ 1.700 / oz atau Rp. 840.000 / gram.

Bila prediksi tersebut terjadi, dengan asumsi nilai tukar Dollar dan Rupiah yang sama, maka harga emas akan menembus Rp. 1.400.000 / gram.

CEO Sehatigold.com turut memberikan pandangannya atas skenario-skenario yang mungkin terjadi dalam kurun waktu dekat nanti.

“Ketakutan dunia finansial berperan besar dalam mendorong harga emas dunia. Beberapa saat lalu International Monetary Fund (IMF) turut memberikan pernyataan yang sangat mengkhawatirkan. Mereka memperkirakan ekonomi dunia akan mengalami resesi terbesar sepanjang sejarah yang melebihi The Great Depression di tahun 1930an,” kata Denny, dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga: Minyak Brent Mampu Rebound

“Efek dari pandemik COVID-19 telah membekukan pabrik-pabrik, perdagangan, manufaktur, pariwisata, pertambangan, dan banyak aktivitas lainnya. Hal ini sudah terbukti dari anjloknya harga kontrak minyak dunia yang menembus angka negatif. Sekali lagi, sesuatu yang pertama kali terjadi di sejarah finansial manusia. “

“Cobalah Anda pelajari sejarah harga minyak dunia semenjak manusia menciptakan pasar komoditas. Tidak pernah harga minyak dunia menembus angka di bawah 0, “ tegasnya.