Harga Batu Bara Terjangkit Corona

Harga komoditas batu bara kontrak acuan ICE Newcastle ditutup di level US$ 67,55/ton, melemah 0,81% dibanding posisi penutupan pekan lalu.

Harga-Batu-Bara-Terjangkit-Corona
Harga Batu Bara Terjangkit Corona

Pada 13 Januari 2020, harga batu bara sempat cetak rekor tertingginya di level US$ 77,15/ton. Namun setelah itu hingga kemarin harga telah anjlok 12,4%.

Baca Juga : Dorong Produksi Aluminium, Holding BUMN Tambang Lirik Uni Emirat Arab

Isu penyebaran virus corona yang terus bertambah tiap harinya membuat pasar cemas. Harga batu bara semakin anjlok sejak cetak rekor tertinggi pada pertengahan Januari lalu. Pasar mewaspadai dampak ekonomi dari merebaknya kasus virus corona di China.

Harga-Batu-Bara-Terjangkit-Corona
Harga Batu Bara Terjangkit Corona

Kasus ini membuat pemerintah China melakukan karantina pada belasan kota yang berisiko terjangkiti virus ini. Hal tersebut merupakan salah satu langkah penanganan yang dilakukan agar virus tak terus menerus meluas dan jadi wabah yang semakin parah. Bagaimanapun juga, upaya karantina ini berdampak pada perekonomian terutama pada sektor transportasi.

Baca Juga : Pemerintah Dorong Masyarakat Berinovasi Jadi Produsen Listrik

S&P memperkirakan jika kasus ini terus meluas, maka pertumbuhan ekonomi China dapat turun 1,2 persen poin. Dan hal ini merupakan kabar buruk bagi semua pasar komoditas yang salah satunya adalah batu bara, mengingat China merupakan negara konsumen batu bara terbesar di dunia.