Harga Batu Bara Sepekan Tertekan

Harga Batu Bara Sepekan Tertekan

Harga-Batu-Bara-Sepekan-Tertekan
Harga Batu Bara Sepekan Tertekan

Sepanjang pekan, harga kontrak berjangka batu bara Newcastle terhitung turun 5,22%.

Dari semula US$ 59,4 per ton pada akhir pekan lalu, menjadi US$ 56,2 per ton pada Jumat, akhir pekan ini. Koreksi terjadi beruntun selama lima hari berturut-turut.

Harga batu bara acuan dunia tertekan 5,22% selama sepekan ini. Menyusul kabar penurunan produksi listrik dan produksi batu bara di China sebagai dampak karantina wilayah melawan wabah COVID-19.

Harian Xinhua, sebagaimana dikutip Reuters, menyebutkan bahwa pembangkitan listrik di China menurun 6,8% secara tahunan (year on year/YOY) pada tiga bulan pertama tahun ini. Penurunan ini sejalan dengan ekonomi China di periode sama yang juga drop hingga 6,8%.

Biro Statistik Nasional China menyebutkan bahwa produksi listrik Negeri Tirai Bambu tersebut pada kuartal pertama 2020 sebesar 1,58 triliun kilowatt.  Koreksi terbesar terutama terjadi pada dua bulan pertama tahun ini ketika wabah COVID-19 memukul negara tersebut.

Baca Juga: Energi Hijau Dukung Pasokan Listrik

Produksi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara tercatat turun dengan laju terbesar di antara energi lain, yakni 7,5%. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menyusul dengan penurunan produksi sebesar 5,9%.