Harga Batu Bara Rekor Tertinggi Selama Sebulan

Harga Batu Bara Rekor Tertinggi Selama Sebulan

Harga-Batu-Bara-Rekor-Tertinggi-Selama-Sebulan
Harga Batu Bara Rekor Tertinggi Selama Sebulan

Kabar gembira akhirnya datang dari dunia tambang batu bara.

Setelah fluktuasi dan koreksi harga yang kerap mendatangi emas hitam tersebut, kini harga batu bara berhasil mencetak rekor peningkatan tertinggi.

Harga batu bara akhirnya mencetak rekor tertingginya dalam sebulan terakhir. Pelemahan permintaan akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membuat para produsen batu bara memangkas produksinya untuk menopang harga. 

Selasa (7/7/2020) harga batu bara Newcastle untuk kontrak yang ramai ditransaksikan menguat 1,17% ke US$ 56.05/ton. Ini merupakan level tertinggi sejak 8 Juni lalu. 

Meski ekonomi global mulai dipacu kembali, permintaan terhadap komoditas batu bara masih belum pulih.

Tekanan terhadap harga batu bara datang dari berbagai arah. Di kawasan Asia Pasifik, permintaan terhadap batu bara lintas laut (seaborne) masih lemah. 

India dan China mulai membatasi impor batu bara mereka dan beralih ke pasokan batu bara domestik.

Penerapan kebijakan kuota impor oleh China membuat pasar batu bara domestik dengan seaborne mengalami diskoneksi.

Sementara itu dari Jepang dan Korea Selatan, permintaan terhadap batu bara juga melambat.

Baca Juga: Sektor Pertambangan Dibayangi Kredit Bermasalah

Selain akibat pandemi Covid-19, musim dingin yang cenderung hangat juga jadi faktor lain yang jadi pemicu kebutuhan batu bara kedua negara tidak setinggi musim dingin biasanya.