Harga Batu Bara Naik Tipis

Harga Batu Bara Naik Tipis

Harga-Batu-Bara-Naik-Tipis
Harga Batu Bara Naik Tipis

Mengawali pekan ini harga baru bara diperjual-belikan secara optimis. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak ditutup menguat kemarin.

Proyeksi peluang harga batu bara akan rebound ke level sebelum pandemi masih terbuka mesih belum ada jaminan kepastian.

Harga batu bara ditutup naik 1,23% ke US$ 53,6/ton. Pada awal bulan harga batu bara kontrak berjangka dibanderol US$ 56,3/ton.

Namun pada pekan lalu harga batu bara menyentuh titik terendah sejak 8 Mei 2020 di US$ 52,95/ton. Artinya dalam periode tersebut harga batu bara anjlok 5,9%.

Meski indeks Baltic dan komponennya seperti Panamax, Supramax dan Capesize yang mengukur permintaan terhadap kapal kargo pengiriman komoditas mengalami kenaikan, pasar batu bara lintas laut (seaborne) masih menghadapi berbagai tantangan.

Mengacu pada laporan Reuters Insight Dry Freight. Impor batu bara China bulan Mei turun 20% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Volume impor batu bara Negeri Tirai Bambu justru menurun saat permintaan untuk pembangkit listrik dan kebutuhan industri mulai membaik.

Baca Juga: Potensi Emas Aceh Tersebar di 6 Kabupaten

Setelah mengimpor secara besar-besaran April lalu, China mulai mengambil langkah untuk membatasi impor batu bara melalui penerapan kuota dan pengecekan dan pembatasan impor untuk kualitas tertentu bagi industri hilir.

Impor China bulan Juli diperkirakan akan anjlok 25% dibanding periode yang sama 2019 seiring dengan langkah China untuk mendorong permintaan domestik.