Harga Batu Bara Naik ke US$ 80/Ton!

Harga Batu Bara Naik ke US$ 80/Ton!
Harga Batu Bara Naik ke US$ 80/Ton!

Harga kontrak futures (berjangka) batu bara termal Newcastle sempat turun dari US$ 85 ke angka US$ 75/ton, namun pada perdagangan per tanggal 7 Januari 2020 harga kontrak batu bara kembali naik kencang (rebound) dan menyentuh US$ 80/ton (atau lebih tepatnya di US$ 80,6/ton).  

Harga kontrak yang aktif ditransaksikan di bursa berjangka tersebut ditutup akhirnya melesat dengan apresiasi sampai 6,47% kemarin. 

Anjloknya harga batu bara merupakan sebuah fenomena koreksi yang sehat. Namun, fundamental pasar yang lebih kuat dibanding tahun 2020 membuat harga batu bara kembali naik. 

Kurangnya pasokan batu bara di China masih jadi pemicu utama yang membuat harga komoditas bahan bakar fosil ini kuat di atas US$ 70/ton. 

Rebound ekonomi China membuat konsumsi listrik meningkat. Namun, pasokan batu bara domestik yang minim membuat harganya melesat tajam.

Harga batu bara termal acuan Qinhuangdao 5.500 Kcal/kg di China tembus RMB 788/ton pekan lalu dan sudah melampaui rentang target yang ditetapkan oleh Pemerintah China di RMB 500 – 570 per ton.

Baca Juga: Perdagangan Harga Batu Bara Perdana 2021 Turun Tipis

Kurangnya pasokan batu bara domestik membuat produksi listrik tidak mencukupi kebutuhannya. 

Alhasil, pemerintah China harus membatasi penggunaan listrik di luar jam sibuk untuk pabrik sejak pertengahan Desember dengan melakukan pemadaman.