Harga Batu Bara Naik 1%

Harga Batu Bara Naik 1%

Harga-Batu-Bara-Naik-1%
Harga Batu Bara Naik 1%

Kabar baik terdengar dari industri batu bara. 

Kabar yang langsung menciptkan gairah positif pada penjualan komoditas andalan Indonesia.

Pada Senin (13/7/2020), harga batu bara termal Newcastle ditutup naik nyaris 1% atau tepatnya 0,93% ke US$ 54,5/ton.

Kenaikan ini terjadi setelah terkoreksi pada tiga hari perdagangan beruntun pada pekan lalu. 

Mengutip Argus Media, Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China (NDRC) dikabarkan berpeluang untuk melonggarkan kuota impor batu bara Negeri Tirai Bambu seiring dengan tingginya harga batu bara domestik yang turut menggerus laba perusahaan utilitas. 

Argus menyebutkan, harga batu bara domestik China di pasar spot kini sudah menyentuh level tertingginya dalam 11 bulan pada 10 Juli lalu.

Harga batu bara domestik China untuk nilai kalori 5.500 kcal/kg pada 10 Juli mencapai US$ 85,15/ton. 

Harga batu bara domestik Negeri Panda telah terkerek naik oleh peningkatan permintaan saat musim panas. Kuota impor yang mulai kadaluwarsa dan pemangkasan output domestik.

Kuota impor pada beberapa pelabuhan China sudah kadaluwarsa untuk tahun 2020 ini. Sehingga memaksa perusahaan utilitas untuk bertumpu pada pasokan domestik untuk restocking. 

Baca Juga: Harga Batu Bara ICE Eropa Awal Pekan Terangkat

Bersama dengan lemahnya permintaan akibat pandemi Covid-19, hal ini memicu penurunan harga batu bara impor.

Harga batu bara Newcastle ambles dan harga batu bara acuan (HBA) Indonesia bulan Juli dipatok terendah dalam empat tahun.