Harga Batu Bara Menguat, Waspada Situasi Belum Normal

Harga batu bara ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Pasar masih terus mewaspadai dampak meluasnya virus corona.

Pada perdagangan kemarin, Senin (3/2/2020), harga batu bara kontrak acuan ICE Newcastle ditutup menguat 0,83% dibanding posisi penutupan pekan lalu. Harga batu bara terakhir menyentuh level US$ 66,85/ton.

Harga-Batu-Bara-Menguat,-Waspada-Situasi-Belum-Normal
Harga Batu Bara Menguat, Waspada Situasi Belum Normal

Koreksi terjadi sepanjang minggu, sepekan kemarin harga anjlok 1,85%. Jika dihitung sejak cetak rekor tertinggi pada 13 Januari lalu, harga telah melorot 14%.

Baca Juga : Saatnya Saham Tambang Batubara Membara!

Sepekan lalu, China menjalani libur perayaan tahun baru imlek. Seperti biasa, saat libur aktivitas perdagangan komoditas cenderung sepi. Namun ada yang berbeda dengan libur Imlek tahun ini di China.

Saat ini China sedang terkena musibah. Virus corona yang ganas terus menelan korban. Mengacu pada data dashboard John Hopkins CSSE, saat ini sudah ada 20.604 kasus yang dilaporkan.

Walau tak semematikan SARS, virus ini menyebar dengan sangat cepat. Dalam kurun waktu sebulan jumlah kasus yang dilaporkan meningkat pesat dan telah malampaui kasus SARS secara global.

Isu Seluruh Dunia

Virus-Corona-Jadi-Perhatian-Dunia
Virus Corona Jadi Perhatian Dunia

Kejadian ini telah menyita perhatian seluruh dunia. Akibat epidemi ini rantai pasok jadi terganggu dan sektor transportasi terkontraksi. Kalau terjadi terus-terusan dan virus tak menunjukkan tanda-tanda dapat dikontrol, ekonomi China dapat terpuruk.

Bank investasi global Goldman Sachs memperkirakan wabah ini dapat memukul perekonomian Negeri Panda hingga 0,4 persen poin pada 2020. Kajian lain yang dilakukan oleh S&P, bahkan meramal perekonomian China dapat terpangkas 1,2 persen poin.

“Dapat dipastikan (wabah) virus corona akan menurunkan pertumbuhan ekonomi China dan permintaan terhadap komoditas pada kuartal ini” kata analis Capital Economics dalam sebuah catatan.

Merebaknya virus corona yang berpotensi hantam perekonomian China tentu bukan kabar yang baik untuk komoditas. Pasalnya, sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia China merupakan negara dengan konsumsi komoditas terbesar di dunia, salah satunya batu bara.

Saat ini perdagangan kontrak futures untuk ICE Newcastle belum buka. Sentimen pasar yang mewarnai perdagangan pasar komoditas hari ini akan jadi sentimen yang turut mempengaruhi dan menggerakkan harga batu bara untuk periode perdagangan 4 Februari 2020.