Harga Batu Bara Melemah Lagi

Harga Batu Bara Melemah Lagi

Harga-Batu-Bara-Melemah-Lagi
Harga Batu Bara Melemah Lagi

Nasib harga batu bara termal acuan Newcastle untuk kontrak yang ramai ditransaksikan kian terpuruk. Kemarin harga batu bara ditutup melemah lagi.

Pada perdagangan Rabu (1/7/2020) harga batu bara dibanderol US$ 53/ton atau terkoreksi 0,75% dari posisi penutupan sebelumnya di US$ 53,4/ton.

Sejak akhir April, harga batu bara cenderung bergerak sideways  rentang US$ 51 – US$ 56 per tonnya. 

Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) telah membuat pasar batu bara lintas laut (seaborne) lesu.

Asosiasi pertambangan batu bara RI (APBI) memperkirakan dampak pandemi bisa mengganggu permintaan batu bara sebanyak 85 juta ton. 

Impor batu bara India yang lemah membuat Indonesia sebagai salah satu eksportir komoditas ini ke negara tersebut terkena dampaknya.

Di sisi lain China sebagai konsumen batu bara terbesar di dunia juga dikabarkan akan mengetatkan impor batu baranya dan beralih ke suplai domestik. 

Baca Juga: Covid-19 Perlebar Supply Batu Bara

Bersamaan dengan itu, impor Jepang dan Korea Selatan juga diprediksi akan rendah.

Apalagi dengan melimpahnya pasokan gas alam serta murahnya harga akan cenderung membuat kedua negara itu beralih ke gas.