Harga Batu Bara Kembali Terkoreksi

Harga Batu Bara Kembali Terkoreksi

Harga-Batu-Bara-Kembali-Terkoreksi
Harga Batu Bara Kembali Terkoreksi

Penguatan harga batu bara ternyata tidak bertahan lama.

Menguatnya harga batu bara pada sesi perdagangan kemarin langsung mengalami koreksi pada hari ini. Harga batu bara acuan Newcastle untuk kontrak yang ramai diperdagangkan merosot hari ini. 

Harga batu bara kontrak berjangka Newcastle melemah 0,55% ke US$ 53,9/ton. Pada pekan lalu harga batu bara sempat melesat di hari Jumat (26/6/2020) ke US$ 54,2/ton. 

Pelaku pasar masih terus mencermati perkembangan terbaru pandemi Covid-19 secara global. Jumlah orang yang terjangkit secara global telah mencapai lebih dari 10 juta orang. Korban meninggal dunia sudah berada di atas 500 ribu jiwa.

Lonjakan kasus tidak hanya terjadi di Amerika Serikat saja, tetapi juga belahan dunia lain. China yang juga melaporkan adanya peningkatan kasus akhirnya memilih untuk mengkarantina Beijing sebagai episentrum baru wabah.

Sementara itu di Inggris, Menteri Kesehatan Matt Hancock.  Ia meminta Leicester untuk kembali dikarantina lantaran laju infeksi Covid-19.

Di wilayah tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan wilayah lain.

Hancock berkata sekolah dan beberapa toko yang dinilai kurang esensial harus ditutup dan warga dilarang untuk bepergian keluar maupun di dalam kota.

Baca Juga: Batu Bara Menguat Meski IMF Pesimis

“Kami tidak mengambil keputusan ini dengan mudah. Tetapi kepentingan rakyat Leicester lah yang kami utamakan,” kata Hancock.