Harga Batu Bara Kembali Lesu

Harga Batu Bara Kembali Lesu

Harga Batu Bara Kembali Lesu
Harga Batu Bara Kembali Lesu

Diketahui bahwa India adalah negara konsumen batu bara terbesar kedua setelah China.

Lonjakan kasus baru infeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di India jadi salah satu pemicu terkoreksinya harga batu bara.

Kini India telah menjadi negara dengan jumlah kasus covid-19 terbanyak ketiga setelah Amerika Serikat (AS) dan Brazil.

Mengacu data Worldometers jumlah terinfeksi Covid-19 di India mencapai 1,75 juta lebih orang. Dengan angka kematian sebanyak 37 ribu lebih korban jiwa. 

Pandemi Covid-19 tersebut telah membuat impor batu bara termal di dua belas pelabuhan utama India menurun 35%.

Menjadi 17,71 juta ton pada kuartal pertama tahun fiskal India saat ini (April hingga Juni). Menurut Asosiasi Pelabuhan India (IPA).

Harga batu bara bergerak turun sepanjang bulan ini. Harga batu bara semakin menjauhi dan semakin sulit untuk menembus level psikologisnya di US$ 60/ton.

Selama bulan ini, harga acuan batu bara kontrak berjangka di bursa (Australia) ICE Newcastle turun 1,31% ke angka US$ 52,70/ton.

Baca Juga: Alasan Hilirisasi Pertambangan Banyak yang Tertunda

Koreksi tipis ini menandakan indikasi harga batu bara sedang masuk masa konsolidasi.