Harga Batu Bara Bisa Terus Naik

Harga Batu Bara Bisa Terus Naik

Harga-Batu-Bara-Bisa-Terus-Naik
Harga Batu Bara Bisa Terus Naik

Harga batu kontrak futures (berjangka) ditutup melesat 1,75% ke US$ 55,1/ton.

Terhitung sejak 4 Mei 2020, harga batu bara telah naik 7,1% hingga kemarin. Harga batu bara kini semakin mendekati level US$ 60/ton.  

Harga batu bara termal Newcastle untuk kontrak yang ramai diperdagangkan kembali ditutup menguat kemarin. Memasuki bulan Mei, harga batu bara cenderung reli. 

Reli terjadi seiring dengan pelonggaran social distancing di negara-negara konsumen batu bara termal seperti Korea Selatan. Seiring dengan penurunan jumlah kasus baru, Australia jugs mulai melonggarkan lockdown.

Australia mulai menerapkan lockdown pada akhir Maret lalu saat kasus melonjak. Saat lockdown diterapkan, konsumsi listrik untuk sektor komersil dan industri menurun.

Mengacu pada data Energy Network Australia pada bulan Maret saja permintaan listrik untuk kebutuhan operasional Negeri Kangguru turun 6,4%.

Baca Juga: Bata Beton dari Limbah Batu Bara?

Berdasarkan laporan Australian Energy Statistics, lebih dari 50% listrik yang dihasilkan Australia menggunakan bahan bakar berupa batu bara.

Dengan penurunan permintaan listrik untuk sektor komersil dan industri, maka permintaan terhadap batu bara pun menurun baik yang sifatnya domestik maupun global.

Hal ini lah yang memicu anjloknya harga batu bara sampai turun ke bawah US$ 60/ton.