Harga Batu Bara Akhirnya Naik Tipis

Harga Batu Bara Akhirnya Naik Tipis

Harga-Batu-Bara-Akhirnya-Naik-Tipis
Harga Batu Bara Akhirnya Naik Tipis

Pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2020), harga batu bara termal Australia kontrak acuan (Newcastle 6. 000 Kcal/Kg) naik 50 sen atau menguat 0,97% ke US$ 52,05.

Harga komoditas unggulan Negeri Kanguru dan Indonesia ini menguat tipis memang dibandingkan dengan pelemahannya.

Usai anjlok terus-terusan, harga batu bara kontrak Newcastle Australia akhirnya ditutup menguat pada perdagangan Kamis kemarin.

Sejak mencatatkan level tertingginya pada 27 Maret lalu. Harga kontrak untuk pengiriman periode dua bulan terjun bebas ke level terendah sejak Mei 2016. 

Harga yang sudah terlalu murah membuat trader jadi melirik kontrak batu bara yang berakhir pada akhir Mei nanti. Lagipula harga minyak yang sempat ambles ke teritori negatif pada awal pekan ini sudah mulai bangkit.

Tercatat pada dua hari terakhir perdagangan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juni sudah naik lebih dari 40%. Pagi tadi saja harga minyak acuan AS ini sudah dibanderol di level US$ 17/barel dan semakin mendekati harga US$ 20/barel.

Minyak dan batu bara merupakan komoditas bahan bakar fosil. Walau pasar keduanya berbeda (minyak lebih ke transportasi dan batu bara digunakan untuk pembangkit listrik), pergerakan harga minyak yang signifikan juga turut menjadi sentimen yang menggerakkan harga si batu hitam. Terbukti ketika harga minyak ambrol nyaris 8%.