Harapan Logam Tanah Jarang Indonesia

Harapan Logam Tanah Jarang Indonesia

Harapan Logam Tanah Jarang Indonesia
Harapan Logam Tanah Jarang Indonesia

Prospek industri Indonesia makin bersinar seiring mulai banyak terdeteksinya unsur Logam tanah jarang (LTJ) rare earth element (REE) yang dikandung oleh Ibu Pertiw. 

Logam tanah jarang adalah komoditas mineral strategis dalam pengembangan industri logam, energi bahkan industri pertahanan mutakhir.

Komposisi Logam Tanah Jarang mampu menghasilkan neomagnet, yang memiliki kekuatan medan magnet lebih tangguh. 

Pada dunia metalurgi, Logam Tanah Jarang digunakan dalam pembuatan Baja High Strength, low alloy (HSLA), baja karbon tinggi, superalloy, stainless steel.

Menciptakan material yang dengan tingkat kekuatan, kekerasan dan ketahanan terhadap panas lebih tinggi.

Yang mana aplikasinya cocok untuk pesawat tempur atau dinding reaktor nuklir.

Di Indonesia penelitian dan usaha pengembangan LTJ sebagai komoditas prioritas tinggi baru diberdayakan pada lima tahun terakhir.

Langkah itu termasuk juga penyusunan peta penyebaran LTJ dan investarisasi potensi keberadaannya secara kuantitas.

Berdasarkan data yang terhimpun hingga tahun 2019. Ini tergambar sumber daya hipotetik di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Jawa.

Sumber daya tersebut masih bersifat hipotetik dan tereka, jadi perlu eksplorasi lanjut.

Sumber daya hipotetik di Sumatera sekitar 23 juta ton dengan tipe endapan LTJ Laterit, beserta 5 juta ton LTJ dengan tipe tailings.

Sedangkan di Kalimantan, sumber daya hipotetik LTJ sekitar 7 juta ton dengan tipe tailings dan di Sulawesi sekitar 1,5 juta ton dengan tipe laterit.