Gebrakan Indonesia Kuasai Industri Baterai Listrik Global

Must read

BUMN yang terus fokus mempercepat pembangunan perusahaan baterai listrik bernama Indonesian Battery Company (IBC) rupanya menjadi salah satu gebrakan Indonesia untuk menguasai baterai listrik di level global. 

Seperti yang diketahui, Indonesia memiliki sumber daya memadai untuk menjadi pemain utama baterai listrik di dunia, mengingat masa depan dan kompetisi industri otomotif dunia kini beralih pada kendaraan listrik. 

“Indonesia harus menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik,” kata Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Melalui pendirian IBC diharapkan dapat mengelola ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik (electric vehicle battery/EV) yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pendirian IBC ditandai dengan ditekennya perjanjian pemegang saham oleh holding industri pertambangan atau MIND ID, Antam, Pertamina, dan PLN dengan komposisi saham masing-masing 25 persen pada 16 Maret lalu.

Baca Juga : Cuan! Petrosea Catat Laba Bersih US$32 Juta di 2020

Dalam pernyataan resminya, Menteri Erick Thohir menegaskan, pembentukan IBC menjadi strategi pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, untuk memaksimalkan potensi sumber daya mineral di Indonesia yang melimpah dan besar.

“Kita ingin menciptakan nilai tambah ekonomi dalam industri pertambangan dan energi, terutama nikel yang menjadi bahan utama baterai EV, mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik, dan memberikan kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan,” kata Erick Thohir. 

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article