Freeport Akan Lakukan Investasi Hingga 2041

Freeport Akan Lakukan Investasi Hingga 2041

Freeport Akan Lakukan Investasi Hingga 2041
Freeport Akan Lakukan Investasi Hingga 2041

Saat ini Freeport fokus dengan pengembangan tambang bawah tanah lantaran tambang terbuka (open pit) Grasberg sudah selesai pada 2019 lalu.

Freeport memiliki empat tambang bawah tanah, yakni Grasberg Block Cave, DMLZ Block Cave, DOZ Block Cave dan Big Gossan.

Dari keempat tambang tersebut, fokus Freeport kini pada Grasberg dan DMLZ.

Pada tambang bawah tanah tersebut terdapat terowongan dengan panjang hingga 700 kilometer. 

PT. Freeport Indonesia telah menggelontorkan investasi senilai total US$ 15,8 miliar atau sekitar Rp. 229 triliun untuk periode 1973-2019 di Indonesia.

Nilai investasi serupa pun akan dikucurkan hingga 2041 sebesar US$ 15,1 miliar.

Investasi US$ 15,1 miliar tersebut digunakan untuk pengembangan tambang bawah tanah.

Tidak termasuk investasi pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter).

Jadi ini investasi yang sangat besar, rata-rata US$ 1 miliar satu tahun atau sekitar Rp. 14 triliun per tahun.

Pada 2041, panjang terowongan secara keseluruhan bisa mencapai 1.000 km.

Baca Juga: 6 Saham Emiten Pertambangan Jeblok

Terowongan merupakan akses untuk mengambil bijih (ore) tembaga yang kemudian dibawa ke lokasi penghancur bijih (crusher) antara lain menggunakan kereta.