ESDM: PNBP dari Tambang Capai 42% dari Target

Must read

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor pertambangan per 30 April 2021 sudah mencapai 42% dari target tahun ini Rp39,10 triliun.

Laporan ini disampaikan langsung oleh Direktur Penerimaan Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Muhammad Wafid. Pihaknya hingga saat ini optimistis jika PNBP dari sektor tambang pada tahun 2021 akan mencapai target.

“Target PNBP Rp 39,10 triliun. Dari situ kita optimis bisa capai seperti tahun-tahun kemarin. Dan realisasi saat ini 30 April sudah 42%,” katanya Jumat (30/04/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, perhitungan PNBP tersebut  diperoleh dari iuran tetap maupun royalti pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B) maupun Kontrak Karya.

“Itu yang PNBP sub sektor Minerba, lalu khusus PKP2B ada ada penjualan hasil tambang sesuai dengan kontrak di sana,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, realisasi PNBP tahun 2021 sudah mencapai 42,06%, tepatnya sebesar Rp 16,45 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp 39,10 triliun.

Apabila dibandingkan dengan tahun 2020, target PNBP tahun ini mengalami kenaikan  dari target PNBP tahun lalu yang dipatok sebesar Rp31,41 triliun. Realisasi PNBP tahun 2020 mencapai di atas target, yakni sebesar Rp34,65 triliun atau sebesar 110,29% dari target yang ditetapkan.

Bahkan, sejak tahun kemarin Direktur Penerimaan Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Jonson Pakpahan optimis jika  realisasi PNBP 2020 bakal menembus level Rp34 triliun.

Baca Juga : Menteri ESDM Naikkan Kuota Ekspor Batu Bara

“Hingga 31 Desember 2020 realisasi PNBP minerba mencapai Rp 34,627 triliun. Melebihi target yang ditetapkan,” pungkas Jonson.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article