ESDM Izinkan Perusahaan Batu Bara Revisi Target Produksi

Perusahaan Batu Bara Revisi Target Produksi

Perusahaan-Batu-Bara-Revisi-Target-Produksi
Perusahaan Batu Bara Revisi Target Produksi

Kementerian ESDM memberikan keleluasaan bagi perusahaan batu bara yang ingin mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya pada 2020.

Pasalnya, terjadi penurunan permintaan batu bara secara global akibat pandemi corona. 

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba Kementerian ESDM Sri Rahardjo mengatakan pengaruh terhadap penurunan produksi bisa saja terjadi. Hal ini lantaran lesunya permintaan akan batu bara secara global.

“Kalau demand berkurang. Tujuan ekspor mereka melakukan pembatasan, otomatis penjualan menjadi berkurang pengurunan produksi bisa terjadi,” kata dia dalam video conference, Rabu (8/4). 

Apalagi Kementerian ESDM telah menetapkan harga batu bara acuan (HBA) April 2020 sebesar US$ 65,77 per ton, atau lebih rendah US$ 1,31 dari HBA Maret 2020 yang sebesar US$ 67,08 per ton.

Penurunan HBA April 2020 disebabkan lantaran berkurangnya konsumsi listrik di negara-negara terdampak pandemi corona. Penurunan konsumsi listrik ini lantas berimbas ke permintaan batu bara secara global. 

Baca Juga: Emiten Terdampak Covid-19 & Jakarta Mulai PSBB

Oleh karena itu, dia menghimbau agar perusahaan yang ingin mengajukan revisi RKAB di tahun ini, khususnya mengenai target produksi dipersilahkan.

“Revisi RKAB (kenaikan atau penurunan produksi) tetap bisa diajukan,” kata dia.