Emiten Masih Enggan Hilirisasi Meski Harga Batu Bara Meroket

Must read

Kenaikan harga batu bara dalam beberapa pekan ini nyatanya masih membuat sejumlah emiten tambang  masih belum memutuskan untuk melakukan hilirisasi di sektor tambang.

Dalam keterangan resminya, General Manager dan External Affairs PT Arutmin Indonesia Ezra Sibarani turut mengakui, walaupun harga batu bara menguat dan menguntungkan perusahaan, pihak belum ada keputusan untuk menaikkan produksi batu bara.

“Kami masih mempertimbangkan apakah akan menambah produksi untuk ekspor atau tidak,” ujarnya.

Adapun untuk hilirisasi, ungkapnya, Arutmin masih dalam proses kajian kelayakan yang lebih detail.

“Dan penjajakan dengan mitra, kerja sama yang akan bersama-sama mewujudkan proyek ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Febriati Nadira menyampaikan, kenaikan harga batu bara adalah sesuatu hal yang tidak bisa dikontrol

Maka dari itu, menurutnya, Adaro akan fokus pada keunggulan operasional dan bisnis inti, meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasi, menjaga kas dan mempertahankan posisi keuangan yang solid di tengah situasi sulit yang berdampak terhadap sebagian besar dunia usaha.

Lebih rinci ia menuturkan, Adaro ke depannya akan terus mengikuti perkembangan pasar dengan tetap menjalankan kegiatan operasi sesuai rencana di tambang-tambang milik perusahaan dan berfokus dalam mempertahankan margin yang sehat, serta keberlanjutan pasokan ke pelanggan.

“Adaro mendukung rencana pemerintah untuk hilirisasi batu bara. Adaro saat ini masih melakukan kajian gasifikasi batu bara, termasuk nota kesepahaman dengan Pertamina,” ungkapnya.

Meskipun Adaro sudah menyesuaikan dengan program pemerintah, yakni melakukan gasifikasi untuk memproduksi DME guna mengurangi impor LPG, namun menurutnya Adaro masih terbuka untuk memproduksi produk lainnya.

Baca Juga : Perusahaan Batu Bara Terbesar Di Indonesia Tahun Ini

“Kami masih terbuka akan kemungkinan memproduksi produk lainnya seperti metanol, olefin, dan lain-lain sesuai dengan keperluan pasar,” pungkasnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article