Emiten Batu Bara Optimistis Jaga Kinerja

Emiten Batu Bara Optimistis Jaga Kinerja

Emiten Batu Bara Optimistis Jaga Kinerja
Emiten Batu Bara Optimistis Jaga Kinerja

Emiten batu bara terus menjaga kinerja produksi dan penjualan batubara di sisa tahun 2020 kendati dibayangi pandemi covid-19.

Optimisme untuk terus mampu menjaga kinerja produksi terus digelorakan emiten batu bara hingga melewati tahun 2020 yang berat ini.

PT ABM Investama Tbk (ABMM) misalnya sukses mencatatkan penjualan batubara hingga September 2020 di level 8,2 juta ton.

Direktur ABMM Adrian Erlangga optimistis produksi tahun ini dapat mencapai target yang dicanangkan.

“Sampai akhir tahun InsyaAllah 12 juta ton,” kata Adrian.

Sementara itu, Adrian memastikan saat ini porsi penjualan batubara domestik hampir mencapai 30%.

Adrian mengungkapkan pasar domestik memang menjadi target utama, kendati demikian permintaan pasar ekspor juga dinilai meningkat.

Ia memastikan kondisi tahun ini membuat kebutuhan energi ikut turun dan berdampak pada penyerapan batubara yang lebih rendah ketimbang 2019 lalu.

“Pasar ekspor masih yang tradisional, India, Tiongkok, Thailand, Vietnam dan Filipina,” kata Adrian.

Ia pun berharap perekonomian dapat kembali membaik agar pasar ekspor kembali terbuka luas khususnya dari kawasan Asia.

Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih tetap berpegang pada target produksi 85 juta ton untuk tahun ini.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava menuturkan hingga semester I 2020 produksi dan penjualan batubara BUMI mencapai 41 juta ton.

“Diperkirakan di kuartal III 2020 dapat menambah sekitar 20 juta ton,” kata DileepĀ 

Di sisi lain, ia memastikan pihaknya juga menargetkan tetap mampu memenuhi target pasar domestik tahun ini.

Sementara untuk pasar ekspor di kuartal IV 2020, BUMI bakal berfokus pada pasar Asia khususnya Jepang, Tiongkok, India, Filipina dan Vietnam.

Memasuki kuartal IV 2020, BUMI memprediksi permintaan domestik juga dapat ikut meningkat.

Baca Juga: Batu Bara Kini Kena PPN

“Tantangan di kuartal-kuartal sebelumnya adalah penurunan harga batu bara tetapi sangat menggembirakan melihat kenaikan (harga),” kata Dileep

Sebagai informasi, target produksi batubara BUMI dalam rentang 85 juta ton – 90 juta ton terdiri dari produksi PT. Arutmin Indonesia sebesar 28 juta ton – 30 juta ton dan PT. Kaltim Prima Coal sebanyak 60 juta ton – 65 juta ton.