Emiten Batu Bara Mengudara

Emiten Batu Bara Mengudara

Emiten Batu Bara Mengudara
Emiten Batu Bara Mengudara

Kenaikan harga perdagangan batu bara, menerbangkan harga saham emiten pertambangan yang melantai di bursa.

Tercatat harga saham dengan kenaikan paling signifikan adalah saham emiten batu bara PT. Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melesat 19,30% pada perdagangan sesi I, Rabu ini (25/11/2020) di level Rp. 68/saham dan memimpin top gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada penutupan sesi dagang kemarin BUMI sudah sempat mencatatkan kenaikan. Saham BUMI ditutup menguat 7,55% atau berada di level Rp. 57/saham.

Data BEI mencatat nilai transaksi saham BUMI mencapai Rp. 180,46 miliar dan volume perdagangan 22,69 miliar saham.

Dalam sepekan terakhir perdagangan saham induk usaha Kaltim Prima Coal dan Arutmin Indonesia ini melesat 36%.

Selain BUMI, saham emiten batu bara lainnya juga masuk top gainers hari ini.

Beberapa di antaranya PT. Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik 5,59% di level Rp. 3.02/saham dan PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 5,25% di posisi Rp. 11.525/saham.

Director & Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan harga saham perusahaan telah naik 14% dari pembukaan awal pekan Rp. 50/saham.

Baca Juga: ESDM Berencana Beri Keringanan Royalti Batu Bara

Harga saham BUMI pen berada di puncaknya kemarin, dan menjadi yang tertinggi di antara emiten lainnya.

“Sulit untuk berkomentar tentang pemicu nyata untuk Bumi, tetapi tidak dapat disangkal bahwa BUMI adalah saham yang nilainya sangat rendah meskipun prospek jangka menengahnya cerah,” kata Dileep.