Emas dan Relasinya dengan Resesi Ekonomi

Emas dan Relasinya dengan Resesi Ekonomi

Emas-dan-Relasinya-dengan-Resesi-Ekonomi
Emas dan Relasinya dengan Resesi Ekonomi

Denny menerangkan bahwa harga emas sangat erat hubungannya dengan kondisi ekonomi dunia.

“Kembali ke hubungan sebab-akibat resesi ekonomi terhadap harga emas, efek resesi ekonomi sudah pasti akan berusaha dilawan oleh Pemerintah di seluruh dunia untuk mengurangi dampaknya terhadap masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah,” lanjutnya.

“Sejarah telah menunjukkan bagaimana Pemerintah di seluruh dunia akan berusaha mempertahankan pergerakan roda ekonomi dengan melakukan kebijakan-kebijakan moneter dan fiskal. Salah satunya adalah dengan memberikan stimulus ekonomi seperti subsidi, bantuan tunai langsung, suku bunga negatif, dan lain sebagainya. Dan hampir segala jenis stimulus ekonomi akan memberikan tekanan besar terhadap nilai mata uang fiat.”

“Inilah yang pada akhirnya mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong membeli emas untuk melindungi asetnya dari gerusan inflasi,” terang Denny.

Emas Sebagai Aset Anti Resesi

Berbekal pengalaman melakukan perdagangan komoditas emas. Denny menerangkan bahwa dirinya percaya bahwa emas adalah jenis aset yang paling tepat untuk dibeli saat ini.

Baca Juga: Antam Fokuskan Belanja Modal untuk Penyelesaian Proyek

Melalui platform marketplace yang dirintisnya. Semua orang akan mampu membeli emas sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Sehatigold.com memungkinkan masyarakat untuk membeli emas dengan nominal mulai dari 0,01 gram atau sekitar 8 ribu rupiah,” terangnya.

“Harapan kami adalah dengan adanya platform Sehatigold, kami dapat membantu masyarakat Indonesia untuk melawan resesi yang akan datang ini dan mengurangi dampaknya terhadap aset kita,“ tutupnya.