Emas Berkilau, Saham Tambang Emas Mana yang Paling Cuan?

Emas dunia baru saja mencetak rekor baru, yaitu menyentuh level psikologis US$1.600 /troy ounce. Rekor ini membuat investor memburu saham tambang emas, termasuk di Indonesia. Lantas, saham mana yang paling memberikan prospek keuntungan ya?

Kenaikan harga emas yang memecahkan rekor baru dalam beberapa perdagangan terakhir turut mengerek harga saham emiten yang memiliki pertambangan emas.

Saham-Tambang-Emas-Mana-yang-Paling-Cuan?
Saham Tambang Emas Mana yang Paling Cuan?

Untuk diketahui, harga emas dunia telah menembus US$1.600 per troy ounce pada perdagangan Rabu (19/2/2020). Di Bursa Efek Indonesia, mayoritas saham emiten pertambangan emas berhasil parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan Kamis, (20/2/2020).

Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) ditutup menguat 0,71 persen atua 5 poin ke level Rp710 per saham. Kemudian saham PT Merdeka Gold Copper Tbk. (MDKA) naik 3,17 persen atau naik 40 poin ke level Rp1.300 per saham.

Mengekor kedua emiten tadi, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) juga ditutup di zona hijau dengan kenaikan 3,31 persen atau 8 poin di level Rp250 per saham.

Baca Juga: Harga Emas Mendekati Posisi Tertinggi dalam 7 Tahun

Berbeda dengan laju saham tiga emiten tambang emas di atas, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) ditutup di zona merah dengan penurunan tipis 0,27 persen level Rp. 18.425 per saham. UNTR baru memiliki bisnis tambang emas setelah mengakuisisi PT. Agincourt Resources pada 2018 lalu.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan dalam jangka pendek, pihaknya merekomendasikan pembelian saham-saham emiten tambangan karena berada dalam tren bullish alias berpoteni mengalami kenaikan untuk beberapa waktu ke depan.

“Karena, tentunya dengan naiknya harga emas dapat meningkatkan revenue mereka,” ujar William saat dihubungi Bisnis, Kamis (20/2/2020).