Ekspor Batu Bara Meningkat di Kuartal II

Ekspor Batu Bara Meningkat di Kuartal II

Ekspor Batu Bara Meningkat di Kuartal II
Ekspor Batu Bara Meningkat di Kuartal II

Kendati pasar batu bara sedang mengalami penurunan permintaan, pasar ekspor komoditas batu bara Indonesia tercatatkan berhasil tumbuh.

Tercatat perusahaan batu bara berplat merah PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) khususnya untuk pasar ekspor di kuartal II 2020.

Mereka mampu tetap tumbuh meskipun ada pandemi covid-19 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (year on year / yoy). Hingga Juni 2020 ekspor batubara mencapai 5,2 juta ton.

Apollonius Andwie C, Sekretaris Perusahaan mengatakan ekspor batubara PTBA ini mencapai 41,4 persen dari penjualan keseluruhan yang mencapai 12,5 juta ton hingga Juni 2020.

Sementara untuk penjualan batubara domestik masih menjadi prioritas perusahaan dengan porsi sebanyak 58,6 persen atau sekitar 7,3 juta ton.

Dari sisi produksi, PTBA mampu menghasilkan 11,9 juta ton hingga Juni 2020 diiringi dengan kinerja angkutan batubara yang juga menunjukkan performa positif.

Selama semester pertama tahun ini, tercatat kapasitas angkutan batubara mencapai 11,7 juta ton.

“Masih terjaganya kinerja operasional perusahaan hingga semester I2020 tak lain merupakan hasil dari penerapan operational excellence yang berkelanjutan dan perluasan pasar yang menjadi strategi perusahaan dalam menjalankan bisnis di tahun ini,” ujar Apollonius dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Pandemi covid-19 yang mewabah di Indonesia diakuinya berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.

Terutama dalam menghadapi volatilitas harga dan melemahnya permintaan pasokan batu bara akibat pandemi ini.

Baca Juga: ESDM Beri Sinyal IUPK Terbit

Meski begitu PTPA memastikan operasional tambang sampai saat ini masih berjalan dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Hingga Juli 2020, kami telah mengucurkan donasi sebanyak lebih dari 14,59 miliar rupiah yang terdiri dari bantuan alat kesehatan, bantuan langsung ke masyarakat maupun komunitas, sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan, sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, dan lainnya,” pungkasnya.