Ekspansi Bisnis Non Batu Bara oleh Indika Energy

PT Indika Energy Tbk masih berusaha merealisasikan sejumlah ekspansi bisnis non segmen tambang batu bara. Hal ini mengingat perusahaan memiliki visi untuk meningkatkan porsi pendapatan di luar batubara dalam beberapa tahun ke depan. Managing Director dan CEO INDY Azis Armand menyampaikan, terhitung sejak tahun 2018, perusahaan menargetkan porsi pendapatan dari segmen di luar batubara dapat mencapai 25% dalam 5 tahun ke depan atau tahun 2023 nanti.

Ekspansi Bisnis Non Batu Bara
Sudut Energi – Ekspansi bisnis Non Batu bara oleh Indika Energy

Salah satu bisnisnya adalah proyek pembangunan tangki penyimpanan minyak atau fuel storage di Balikpapan. Pembangunan fisik tangki penyimpanan tersebut saat ini sudah mencapai 60%. Diharapkan proses commissioning sudah dapat dimulai pada pertengahan semester 2020 mendatang. Nantinya, tangki penyimpanan tersebut akan memiliki kapasitas sebesar 100 juta liter.

Baca juga: Harga Batu Bara Tahun 2020 Diprediksi Akan Meroket

Dan akan menyewakan tangki tersebut kepada perusahaan lain yang membutuhkan.serta ada proyek tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan. Ekspansi bisnis lain ada di bidang teknologi melalui dua anak usahanya yaitu PT Xapiens Teknologi Indonesia dan PT Zebra Cross Teknologi. Masuk ke bisnis teknologi guna menjawab tantangan industri 4.0 yang sudah di depan mata. Azis juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melirik bisnis energi baru terbarukan (EBT). selain itu penting bagi perusahaan untuk mendiversifikasi bisnisnya. Apalagi, batubara merupakan sumber daya alam yang terbatas dan bisa habis suatu hari nanti. Tantangan di industri batubara pun cukup berat di tengah meningkatnya kesadaran akan energi yang berkelanjutan.