Efek Kilauan Harga Emas ke Saham Emiten Tambang

Efek Kilauan Harga Emas ke Saham Emiten Tambang

Efek Kilauan Harga Emas ke Saham Emiten Tambang
Efek Kilauan Harga Emas ke Saham Emiten Tambang

Pertengahan tahun ini adalah waktu bagi emas berjaya diantara komoditas mineral dan barang tambang lain.

Bagaimana tidak, harga emas dunia melesat dan mencatatkan rekor harga tertinggi selama sejarah. 

Laju penguatan terus terdongkrang seiring banyaknya investor mengalihkan investasi mereka. 

Kondisi naiknya harga emas juga mengerek kinerja postif pada saham-saham emiten di sektor tambang, terutama yang turut memproduksi emas.  

Sejak awal pekan hingga perdagangan sesi pertama hari ini, saham emitem tambang bersemi

Saham

PT. J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)  naik 46,45 % ke level Rp 268 per saham

PT. Merdeka Gold Tbk (MDKA) naik 11,80% ke level Rp 1,800 per saham

PT. United Tractors Tbk (UNTR) naik 11,77% ke level Rp 21,600 per saham

PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 7,30% ke level 735 per saham

PT. Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 5,50% ke level Rp 3,450 per saham

Analis MNC Sekuritas, Catherina Vincentia, mengatakan bahwa lesunya ekonomi, ditambah kondis resesi diberbagai negara.

Kemudian diperparah prediksi ekonomi dunia akan negatif tahun ini menyebabkan investor mengalihkan asetnya kepada komoditas yang tidak beresiko, seperti emas.

Pasar melihat harga emas yang paling menguntungkan dan aman.

Baca Juga: Lebih dari 3 Juta Ton Nikel Idle Tidak Jelas Statusnya

Harga emas di pasar spot hari ini, Rabu (28/7) berada di level US$ 1.956,13 per ons. Sementara harga emas berjangka naik 0,41% ke posisi US% 1.952,6 per ons.