Duh! Saham Nikel Kembali Hancur Lebur Lagi

Must read

Mayoritas saham nikel serentak ambruk lagi pada awal perdagangan, Senin (12/4/2021). Pelemahan sekaligus melanjutkan koreksi pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (9/4/2021).

Berdasarkan pergerakan saham nikel, yang mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham emiten nikel pelat merah, ANTM, mengalami penurunan paling dalam di antara yang lainnya, yakni 2,99% ke Rp 2.270/saham. Nilai transaksi ANTM sebesar Rp 138 miliar, menjadikan ANTM menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi di bursa.

Meski demikian, asing tercatat ramai-ramai masuk ke ANTM dengan nilai beli bersih sebesar Rp 7,24 miliar. Pelemahan ini membuat ANTM, dan sejumlah emiten nikel lainnya, melanjutkan penurunan harga sejak Jumat lalu. Pelaku pasar sepertinya melakukan aksi ambil untung di saham ANTM setelah dalam sepekan lalu menguat selama 3 hari beruntun, dengan kenaikan rata-rata 3,95%.

Baca Juga : Harga Nikel Terkoreksi dan Dibayangi Peningkatan Pasokan

Kendati mengalami pelemahan, saham ANTM masih menghijau dalam sepekan, yakni sebesar Rp4,09%. Data rilisan terbaru mengungkapkan, ANTM akan mengalokasikan belanja capital expenditure (capex) sebesar Rp 2,84 triliun tahun ini.

Sekretaris Perusahaan Antam, Kunto Hendrapawoko mengatakan, belanja modal tersebut akan dipakai untuk pengembangan yang bersifat rutin serta pengembangan usaha dengan sumber pendanaan dari kas internal dan opsi pendanaan lainnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article