Digitalisasi Perusahaan Tambang Tidak Berlaku Per 1 Januari 2020

Digitalisasi Perusahaan Tambang
Digitalisasi Perusahaan Tambang Tidak Berlaku Per 1 Januari 2020

Minerba One Data Indonesia (MODI) serta e-PNBP untuk memastikan pembayaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) berjalan dengan baik. Kemudian aplikasi yang baru diluncurkan Modul Verifikasi Penjualan (MPV) Mineral‎, merupakan aplikasi pengembangan MOMS untuk memverifikasi kegiatan penjualan dengan rencana produksi dan pemasaran yang telah disetujui dalam Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB)‎.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang‎ Gatot mengatakan, instansinya telah menerapkan sejumlah aplikasi online untuk membenahi tata kelola bisnis pertambangan minerba, yaitu Minerba One Map Indonesia (MOMI) yang berkembang menjadi Minerba Online Monitoring System (MOMS) untuk meningkatkan pengawasan prosedur pertambangan minerba.

Pengusaha mineral dan batubara (minerba) tidak bisa melakukan kegiatan operasinya per 1 Januari 2020. Hal ini jika tidak menerapkan aplikasi online tata kelola pertambangan.

“Kita punya program E-PNBP, ini penting masuk ke MOMS dan MODI, itu cikal bakal masuk sistem Monitoring Verifikasi Penjualan. Pengawasan produksi secara online realtime,” kata Bambang, ‎saat meluncurkan tiga aplikasi sektor pertambangan minerba, di kawasan Karawaci Tangerang, Banten, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Puluhan Tambang Nikel di Sultra Menunggak Pajak Sejak 2012

Menurut Bambang, sistem aplikasi tersebut saling terhubung, setiap perusahaan pertambangan harus mengikuti ketentuan dalam aplikasi tersebut paling lambat per 1 Januari 2020.

“Harus masuk sistem bayar E-PNBP, masuk MODI masuk MOMI MOMS, kalau enggak ikut semuanya bisa karena nanti surveyor keluarin Laporan Hasil Verifiksi berdasarkan data-data itu semua,” jelasnya.

Bambang melanjutkan, jika perusahaan pertambangan minerba tidak memenuhi ketentuan dalam aplikasi ini, maka perusahaan tidak bisa melakukan kegiatan operasi pertambangan.

“1 Januari enggak bisa jual operasional, kalau enggak bisa ekspor kan enggak bisa produksi, kalau disitu (aplikasi) enggak ada rekomendasi sistem enggak bisa,” tandasnya.