Dear Pengusaha! Royalti Batu Bara Diprediksi Naik Nih

Must read

Di tengah komoditas tambang yang kini mengalami tren super siklus, para pengusaha tambang saat ini tengah berbahagia sebab selain harga-harga tambang yang akan membumbung tinggi dalam waktu lama, pemerintah juga menegaskan bakal menaikkan tarif royalti tambang, khususnya untuk emas dan batu bara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin mengungkapkan, usulan baru terkait kenaikan tarif royalti batu bara nyatanya akan menyesuaikan harga aktual untuk ke depannya. 

Skema naiknya royalti batu bara yakni akan diubah dengan pola yang sama dengan royalti emas, yaitu besaran royalti menyesuaikan dengan harga aktual.

“Sekaligus juga tarif royalti batu bara diusulkan diubah dengan pola yang sama yaitu menyesuaikan dengan harga aktual, di mana tarif sebelumnya dipatok tetap tidak mengikuti fluktuasi harga,” jelas Ridwan. 

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, usulan perubahan tarif royalti tersebut menjadi bagian dari revisi Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2019 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku Pada Kementerian ESDM.

Perlu diketahui, untuk tarif royalti batu bara yang berlaku saat ini terdiri dari dua jenis, yaitu 13,5% untuk Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), dan 3%, 5%, 7% bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), tergantung tingkat kalori.

Royalti 3% dari harga jual bila tingkat kalori batu bara di bawah sama dengan 4.700 Kkal/kg, royalti 5% bila tingkat kalori antara 4.700-5.700 Kkal/kg, dan 7% bila kalori di atas sama dengan 5.700 kkal/kg untuk tambang batu bara terbuka (open pit).

Baca Juga : Pemerintah Akan Genjot Kas Negara dari Royalti Emas

Harga-harga komoditas tambang memecahkan rekor tertingginya di tengah super siklus yang sedang terjadi. Harga batu bara acuan Ice Newcastle berhasil menembus level tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir, tepatnya melonjak menjadi US$ 104,65 per ton pada perdagangan Kamis (14/05/2021) pekan lalu.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article