CPO Berjaya Disaat Batubara & Nikel Keok

Batu Bara Hingga Nikel Keok, Hanya CPO yang Berjaya

Batu-Bara-Hingga-Nikel-Keok-Hanya-CPO-yang-Berjaya
Batu Bara Hingga Nikel Keok, Hanya CPO yang Berjaya

Volume perdagangan dunia mengalami kontraksi yang dalam karena perlambatan ekonomi.

Perlambatan perekonomian dunia ini karena adanya wabah Covid-19 atau virus corona yang menurunkan permintaan barang-barang ekspor dan impor.

Alhasil, harga komoditas juga menurun akibat pelemahan ekonomi global.

“Permintaan global untuk berbagai komoditas melemah akibat kontraksi aktivitas ekonomi. Koreksi semakin tajam seiring sentimen negatif pelaku pasar karena prakiraan pelemahan ekonomi global yang semakin dalam.” tulis BI dalam Tinjauan Kebijakan Moneter April 2020.

Hingga pertengahan April 2020. Penurunan aktivitas produksi sektor industri dan pembangunan infrastruktur menyebabkan penurunan harga logam seperti besi, nikel, tembaga, timah dan alumunium.

“Seluruh harga komoditas diprakirakan tumbuh negatif di 2020 dengan pangsa penurunan terendah pada minyak sawit (CPO) akibat gangguan pasokan pada triwulan IV-2019 dan triwulan I-2020 yang menyebabkan harga CPO tetap bertahan tinggi.”

Baca Juga: Bagaimana Nasib IHSG?

Sementara BI juga memaparkan, harga minyak dunia juga menurun akibat dampak containtment terhadap sektor transportasi dan risiko resesi ekonomi.

“Koreksi harga minyak bahkan menuju level terendah dalam tiga dekade terakhir sejak 1991. Penurunan harga minyak juga turut dipengaruhi oleh kelebihan pasokan akibat tambahan produksi dari negara non-OPEC seiring degan tidak disepakatinya perpanjangan pembatasan produksi minyak.”