Corona & Resesi Ancam Harga Batu Bara

Corona & Resesi Ancam Harga Batu Bara

Corona-&-Resesi-Ancam-Harga-Batu-Bara
Corona & Resesi Ancam Harga Batu Bara

Pada penutupan perdagangan kemarin Selasa (14/3/2020). Harga batu bara termal Newcastle (6.000 Kcal/Kg) kontrak futures anjlok cukup dalam sebesar 2,89% ke level US$ 57,8/ton.

Kini harga batu bara harus rela tersungkur dan ambles 19,3% dari posisi tertingginya pada 27 Maret 2020 di US$ 71,65/ton.

Nasib apes memang sedang menimpa harga-harga komoditas karena prospek perekonomian yang terlampau suram.

Ramalan resesi global versi Dana Moneter Internasional (IMF) memang membuat bulu kuduk merinding.

Harga batu bara termal berjangka ikut terjun bebas ke level terendah sejak pertengahan tahun 2016.

Muramnya rona perekonomian global tak terlepas dari bayang-bayang musuh tak kasat mata yang siap merenggut nyawa umat manusia di muka bumi ini.

Dia adalah virus corona. Virus corona yang diyakini pertama kali muncul di Wuhan, kini sudah jadi pandemi yang menginfeksi 2 juta orang di berbagai penjuru dunia.

Kurang lebih sepertiga manusia di muka bumi ini harus terkungkung di dalam rumah untuk menekan laju penyebaran virus yang terjadi sangat cepat.

Baca Juga: Petrosea Bagi Dividen, Berapa yang Masuk Kantong Lo Kheng Hong?

Berbagai negara di dunia sudah mengimplementasikan karantina wilayah atau lebih dikenal dengan lockdown.

Lockdown yang terjadi kali ini belum pernah terjadi sebelumnya dan membuat laju perekonomian global jadi seret. IMF menyebut fenomena ini sebagai Great Lockdown.