Ciri-Ciri Mineral Berharga dan Bernilai Tambang

Ciri-Ciri Mineral Berharga dan Bernilai Tambang

Ciri-Ciri Mineral Berharga dan Bernilai Tambang
Ciri-Ciri Mineral Berharga dan Bernilai Tambang

Mineral adalah senyawa yang sangat berlimpah tersedia di bumi ini.

Kerak bumi dan samudera adalah tempat yang menjadi lumbung kandungan mineral yang bermanfaat untuk kehidupan.

Kita hanya tahu beberapa fungsi dasar logam, seperti emas dan perak untuk perhiasan, baja untuk konstruksi, dan lainnya.

Namun, Kita belum menyadari beberapa barang disekitar mengandung material yang terbuat dari mineral.

Kaca telepon pintar terbuat dari mineral kuarsa, pensil terbuat dari mineral grafit, kosmetik terbentuk dari mineral sulfur, mata bor terbuat dari intan.

Artikel ini mengulas konsep dasar dan beberapa kriteria pada material bumi yang dikarakteristikan sebagai mineral.

Pada aspek sejarah, mineral pertama kali ditambang adalah rijang untuk senjata dan alat potong.

Kemudian mineral mengalami beberapa perkembangan di Mesir tahun 3700 SM untuk penambangan emas, tembaga, perak.

Berdasarkan proses terbentuknya,  mineral berasal dari suatu atom yang berikatan dan membentuk suatu senyawa.

Kemudian senyawa-senyawa tersebut membentuk blok pembangun kristal dan disinilah mineral terbentuk.

Mineral merupakan elemen yang sering disebut jika membahas tentang kesehatan dan kebugaran.

Selain itu, mineral sering juga menjadi rujukan sesuatu yang bisa diambil di bawah permukaan, seperti emas, batu bara, perak, pasir, dan sebagainya.

Baca Juga: Kemendag Dorong Perdagangan Batu Bara

Karena banyak rujukan luas mengenai mineral, para ahli geologi berinisiatif untuk menetapkan batas dan kriteria sesuatu yang dapat dikatakan mineral.

  1. Proses pembentukan secara alami

Suatu mineral harus terbentuk dari proses alami dalam konteks geologi.

Material terbentuk dari buatan tangan manusia atau menggunakan alat/teknologi tidak bisa dikatakan suatu mineral.