Cihuy! Harga Batu Bara Ngegas Lagi ke US$ 99

Must read

Setelah dua hari tertekan harga batu bara termal ICE Newcastle kembali ditutup naik 1,37% pada Selasa kemarin (18/5/2021) ke level US$ 99,55/ton. Harga ini diperkirakan bisa menguat di US$ 100/ton. 

Pekan lalu menjadi momen bagi harga batu bara karena tembus US$ 100/ton untuk pertama kalinya sejak akhir Januari 2019. Bahkan, harga batu bara juga sempat terangkat di level US$ 104,65/ton. Naiknya harga batu bara ke atas US$ 100/ton merupakan hal yang bagus. Keadaan tersebut membuat adanya peluang harga batu bara membentuk pola baru. 

Kendati demikian, setelah berada di kembali level tertingginya, harga batu bara juga sempat  anjlok signifikan dalam dua hari perdagangan. Kemarin harga batu bara ditutup di US$ 98,2/ton.

Adapun pemicu tren kenaikan harga batu bara dipengaruhi oleh berbagai indikator. Seperti ketatnya pasokan batu bara China. Negeri Tirai Bambu yang ekonominya perlahan bangkit setelah melewati  membuat negara tersebut semakin tinggi mengkonsumsi listrik. 

Selain itu, adanya inspeksi keamanan dari pemerintahan setempat di sejumlah lahan tambang batu bara membuat aktivitas operasional tersendat. Kenaikan permintaan pun tidak diimbangi dengan produksi yang mencukupi.

Kondisi tersebut mengakibatkan batu termal lokal China mengalami kenaikan yang sangat tajam. Upaya pemerintah yang menaikkan produksi dan output pun mulai terlihat naik dalam beberapa bulan belakangan ini. Namun, tetap saja angka permintaan lebih tinggi.

China dalam hal ini mulai membuka keran Impor. Di saat yang bersamaan, perseteruan antara Australia dengan China yang semakin memburuk turut membuat wajah perdagangan dan pasar batu bara global berubah. Untuk urusan impor batu bara termal China memilih Indonesia sebagai pemasok. 

Baca Juga : Harga Batu Bara Naik! INDY Fokus Kejar Target Produksi

Saat ini harga batu bara termal Qinhuangdao berada di RMB 948/ton atau naik lebih dari 90% dari rentang target yang dipatok pemerintah di RMB 500 – RMB 570 per ton. Kenaikan harga batu bara China inilah yang juga turut mengerek harga batu bara termal global tak terkecuali Australia meskipun keduanya masih bersitegang dalam perang dagang. 

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article