China Tutup Impor Batu Bara, RI Waspada!

China Tutup Impor Batu Bara, RI Waspada!

China-Tutup-Impor-Batu-Bara-RI-Waspada!
China Tutup Impor Batu Bara, RI Waspada!

Sektor pertambangan batu bara Indonesia kini sedang was-was, musababnya pemerintah China memutuskan untuk menutup permintaan dengan menutup pasar spotnya. Ini bisa berdampak pada pasokan batu bara ke negeri tersebut sampai April ini gegara corona.

Meskipun kebijakan China ini bersifat sementara, hanya sampai 1 April 2020, namun telah membuat harga komoditas ini gonjang ganjing.

Untuk batu bara kalori 4200 yang sebelumnya berada di kisaran US$ 36 per ton anjlok ke level US$ 32,5 per ton untuk kontrak bulan depan.

“Jadi ini pasti ada pengaruhnya,” kata Staf Ahli Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Irwandy Arif saat paparan di Ditjen Minerba, Kamis (12/3/2020).

Menurut Irwandy, Kementerian Keuangan sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk antisipasi penurunan harga dan permintaan dengan insentif.

Bukan cuma setop, selama beberapa waktu terakhir permintaan batu bara memang sudah turun dari negeri tirai bambu tersebut.

Baca Juga: IHSG ke Zona Merah Setelah Corona Jadi Pandemi

Menurut Irwandy, setidaknya 6 pembangkit besar PLTU trak beroperasi dan menyebabkan permintaan batu bara turun hingga 200 ribu ton.

Pengaruh segala yang terjadi saat ini, menurutnya akan tampak di Juni hingga akhir tahun mendatang.

“Penjualan secara umum pasti ada pengurangan, Gubernur BI juga sudah perkirakan pertumbuhan ekonomi 5,3% akan dikoreksi mungkin jadi 5,1%. Pengamat ekonomi nilai mungkin turunnya lebih jauh.”

Jika dampak corona ini makin meluas, sulit diprediksi bagaimana nasib industri pertambangan. Sejauh ini selama 2019 harga minerba sudah turun sampai 30% dibanding tahun sebelumnya, saat belum terdapat corona.

Kondisi pertambangan pun tidak bisa digeneralisir, semua tambang masih berproduksi normal namun apa akan penurunan produksi akan dilihat Juni mendatang.