China Jadi Penyokong saat Harga Batu Bara Melesat

Must read

Saat ini China masih menjadi penyokong kuat meski harga batu bara termal berjangka ICE Newcastle kembali melesat pada Rabu (28/4/2021) setelah sebelumnya ambles. Harga kontrak batu bara yang aktif diperjualbelikan itu naik 2,68% ke US$ 88/ton. 

Diperkirakan jika harga si batu legam ini kembali melesat dan tembus ke level psikologis US$ 90/ton, maka ada kemungkinan harga akan diteruskan melejit.

Sejauh ini harga batu bara masih tetap kuat meski masih ada gelombang kedua wabah Covid-19 di India, yang dikenal sebagai negara  importir batu bara terbesar kedua di dunia setelah China. 

Baca Juga : Emiten Logam Bakal Panen Cuan Berkat Nikel Menguat

Dari data yang dirilis,pada Selasa kemarin, negara dengan pasar terbesar kedua di Asia setelah China ini mencatat 323.144 kasus infeksi baru, yang membuat jumlah penderita virus corona menjadi lebih dari 17,6 juta orang. Angka ini merupakan rekor tertinggi baru dalam 5 hari berturut-turut.

Mengatasi keadaan ini, ibu kota New Delhi memberlakukan lockdown selama enam hari. Kebijakan ini turut berlaku untuk Negara Bagian Maharashtra, yang di dalamnya mencakup Mumbai (pusat industri keuangan di India). Sebelumnya, terdapat beberapa  negara yang lebih awal menutup rute perjalanan dari dan ke India, seperti Australia, Inggris, Kanada, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article