China Bantu Kerek Harga Batu Bara

China Bantu Kerek Harga Batu Bara

China Bantu Kerek Harga Batu Bara
China Bantu Kerek Harga Batu Bara

Dan terjadi lagi pergerakan positif pasar perdagangan batu bara. Tercatat, harga batu bara termal Newcastle kontrak berjangka masih terus menguat.

Batu bara tercatat menjadi komoditas dengan pergerakan positif yang paling baik.

Jika dibandingkan dengan harga – harga komoditas lain seperti minyak mentah tertekan akibat penguatan dolar AS.

Harga batu bara naik 2,44% ke US$ 58,8/ton. Sejak terjatuh ke level terendah di US$ 49,9/ton di bulan September, harga batu bara bergerak naik mendekati US$ 60/ton.

Terhitung sejak 7 September 2020 sampai dengan kemarin, harga batu legam ini telah naik 17,8%. Ketika harga minyak ambrol, biasanya harga batu bara juga mengikuti.

Namun amblesnya harga minyak semalam belum membuat harga komoditas unggulan RI dan Australia ini anjlok.

Desas-desus China akan melonggarkan kuotaimpornya menjadi sentimen positif bagi pasar.

Argus Media melaporkan pelabuhan Guangzhou dan Fuzhou China mungkin mempertimbangkan untuk melonggarkan impor.

Pihak berwenang di pelabuhan Guangzhou dan Fuzhou di provinsi Guangdong dan Fujian, China selatan.

Baca Juga: Apakah Emas Hitam Masih Jadi Andalan?

Masing-masing sedang melihat berapa banyak stok batu bara impor yang menunggu izin bea cukai di pelabuhan, menurut pelaku pasar.

Langkah tersebut dapat menandakan kemungkinan pelonggaran pembatasan impor.