Catat! Pemerintah Akan Ubah Tarif Royalti Batu Bara

Catat! Pemerintah Akan Ubah Tarif Royalti Batu Bara
Catat! Pemerintah Akan Ubah Tarif Royalti Batu Bara

Saat ini, pemerintah akan melakukan perubahan terhadap tarif royalti untuk komoditas batu bara dan emas supaya bisa meningkatkan pendapatan negara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin membeberkan, untuk batubara, penyesuaian tarif royalti dilakukan lantaran terjadi perubahan status batu bara

Dari yang semula barang bukan kena pajak, sekarang menjadi barang kena pajak sebagaimana dalam Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibuslaw), namun disesuaikan dengan harga batu bara pada kondisi tertentu. 

Akibatnya, dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perpajakan yang sedang disusun oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), royalti Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara akan disesuaikan secara berjenjang. Artinya, akan mengikuti dinamika pasar.

Secara keseluruhan, upaya ini adalah untuk menjamin penerimaan negara meningkat.

Peningkatan penerimaan negara adalah mandat dari UU No. 3 tahun 2020 (UU Minerba). 

Kendati demikian, pemerintah tetap akan memperhatikan kepentingan pelaku usaha sehingga masih dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan baik.

Skema tarif royalti berjenjang masih sedang dibahas pemerintah.

Selain batu bara, penyesuaian royalti juga dilakukan untuk komoditas emas. 

Kenaikan tarif royalti untuk harga emas di atas US$ 1.700 per ons troi. Dengan meningkatnya harga emas, penerimaan negara dari logam mulia ini juga meningkat.

Pemerintah juga bakal mengatur PPN 0% untuk emas granule untuk mengamankan rantai pasok emas di dalam negeri, dengan mengurangi ekspor emas granula dan impor emas batangan.

Baca Juga: Proyek Baterai ANTM dan LG Capai Rp138T

Kebijakan ini pun diharapkan agar pelaksana usaha kegiatan yang memanfaatkan emas granule akan mendapatkan harga yang lebih murah sehingga meningkatkan daya saing industri perhiasan emas.

Diharapkan, nantiny,a industri yang lebih hilir dapat tumbuh dengan biaya lebih kompetitif.

Selama ini, emas granule dikenakan pajak sehingga kurang kompetitif bagi para pengrajin emas.