Cara Konyol Usaha Tambang Di China

Cara-cara konyol kerap kali dilakukan oknum pengusaha tertentu terutama jika dikaitkan dengan usaha tambang ilegal atau istilah populernya galian C. Bila dilihat dari udara, sebuah tambang yang merupakan pabrik bahan batu di Changsheng Xintai, China, tampak begitu subur dan hijau. Namun pada kenyataannya, keseluruhan area itu sepenuhnya adalah bebatuan tanpa ada tumbuhan sedikitpun.

Usaha Tambang
Cara Konyol Usaha Tambang Di China

Ya, itu adalah bebatuan yang dicat hijau agar dianggap daerah subur. Tindakan itu dilakukan untuk menipu otoritas lingkungan agar pertambangan dapat terus berjalan. Pekerja pabrik telah mengecat bebatuan itu sejak tahun lalu atas instruksi pejabat perusahaan. Mereka mengira dengan itu gambar satelit akan menunjukkan area hijau di sekitar lokasi dan menyesatkan pihak berwenang. Sehingga, mereka berpikir bahwa peraturan lingkungan sudah dipenuhi. Namun usaha tipu-tipu ini gagal.

Baca juga: Politeknik Energi dan Pertambangan Akan Dibuka di Prabumulih

Pekan lalu, pabrik itu gagal melakukan penilaian oleh Biro Lingkungan Xintai, yang menutup tambang dan menangguhkan orang-orang yang bertanggung jawab. Mereka juga diberi tenggat waktu sebulan untuk membersihkan cat-cat hijau dari batuan di situ. Ketika ditanya mengapa batu-batu itu dicat hijau, seorang akuntan di tambang itu mengaku untuk menghindari inspeksi. Sebenarnya tambang seukuran 7 ribu meter persegi itu pun sudah memasang plang yang menyatakan bahwa produksi telah dihentikan.

Zhao Shugang, Wakil Sekretaris Komite Partai Kota Xintai dan Wali kota Xintai menggambarkan Pabrik Bahan Batu Changsheng sebagai “sebuah perusahaan tanpa hati nurani”. Pemerintah China telah berusaha untuk menekan polusi industri dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah telah memperkenalkan berbagai langkah lingkungan dan melakukan inspeksi mendadak di pabrik, tambang, dan lokasi pemrosesan. Tahun lalu, lebih dari 42 ribu orang didakwa atas pelanggaran lingkungan dan mengeluarkan denda sejumlah 15,28 miliar Yuan. Ada kemungkinan siapa pun yang memberi perintah untuk mengubah Changsheng menjadi ‘daerah hijau palsu’ terinspirasi pada kasus gunung Laoshou China, pada 2007.