BYAN Hentikan Sementara Kegiatan Pertambangan

BYAN Hentikan Kegiatan Pertambangan

Bayan-Resources-Hentikan-Kegiatan-Pertambangan
BYAN Hentikan Kegiatan Pertambangan

Perusahaan tambang batubara, PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN) mengumumkan bahwa kegiatan operasional tiga anak usahanya berhenti untuk sementara waktu akibat wabah Corona.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/3), tiga anak usaha BYAN yang berhenti mengoperasikan pertambangan antara lain PT. Bara Tabang (BT), PT. Fajar Sakti Prima (FSP), dan PT. Indonesia Pratama (IP).

Ketiga perusahaan tadi berlokasi di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur terhitung mulai tanggal 25 Maret sampai 30 April mendatang.

PT. BT dan PT. FSP merupakan perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) dengan wilayah tambang di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kartanegara, Kalimantan Timur. Sedangkan PT. IP merupakan kontraktor tambang dari PT. BT dan PT. FSP.

“PT. IP telah memberitahukan penghentian kegiatan tersebut kepada para subkontraktornya,” tulis manajemen BYAN tertandatangan Direktur BYAN Alastair McLeod dan Russell Neil.

Baca Juga: Freeport Batasi Perjalanan ke Tembagapura

Penghentian kegiatan operasional tersebut dilakukan atas imbauan dan arahan dari pemerintah Indonesia terkait pandemi Corona. Pasalnya, wilayah operasional PT. BT, PT. FSP, dan PT. IP memiliki jumlah tenaga kerja yang cukup banyak.

Manajemen BYAN memastikan, saat ini tidak ada dampak terhadap pasokan batubara yang wajib dipenuhi oleh PT. FSP dan PT. BT kepada para pembelinya. Kebijakan tersebut juga tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha BYAN.