Batu Bara Terus Cetak Rekor

Batu Bara Terus Cetak Rekor

Batu Bara Terus Cetak Rekor
Batu Bara Terus Cetak Rekor

Batu bara kembali memberikan kejutan harga. Harga kontrak futures batu bara termal Newcastle masih terus menunjukkan penguatan.

Pemulihan permintaan dari negara-negara konsumen dan berita tentang vaksin Covid-19 membuat harganya melesat. 

Tercatat dari pantauan pasar, pada perdagangan kemarin (2/12/2020) harga kontrak yang aktif diperdagangkan ini menguat 2,36% ke US$ 71,45/ton.

Ini menjadi kali pertama sejak 30 Maret harga si batu legam menyentuh level psikologis US$ 71/ton. 

Britania Raya resmi menjadi negara pertama yang memberikan izin penggunaan vaksin dan mendahului Amerika Serikat serta Uni Eropa.

Ini menjadi sentimen positif yang mengerek harga komoditas termasuk batu bara.

Selain sentimen positif terkait vaksin, perbaikan fundamental dari sisi permintaan yang dibarengi dengan pemangkasan produksi juga membuat harga batu bara melesat tajam di bulan November. 

Kenaikan harga batu bara global juga turut mengerek Harga Batu Bara Acuan (HBA) Tanah Air untuk bulan Desember.

Baca Juga: 6 Proyek Strategis yang Digarap Holding Tambang

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menetapkan harga batu bara acuan (HBA) pada Desember 2020 naik menjadi US$ 59,65 per ton dari US$ 55,71 per ton pada November 2020.