Batu Bara Tembus $61/ton

Batu Bara Tembus $61/ton

Batu Bara Tembus $61/ton
Batu Bara Tembus $61/ton

Batu bara masih terus memamerkan kinerja positif dalam pasar perdagangan. 

Tercatat pada perdagangan kemarin Rabu (4/11/2020), harga batu legam mampu menjaga kinerja dengan menguat tipis. 

Pada sesi perdagangan harga kontrak teraktif batu bara termal Newcastle naik 0,33% dan kini sudah tembus ke atas US$ 61/ton.

Harga batu bara mulai reli sejak minggu kedua bulan Oktober pasca terkoreksi tajam.

Pandemi Covid-19 membuat permintaan batu bara terutama untuk sektor tenaga listrik segmen industri dan komersial serta sektor industri lain mengalami penurunan. Pelemahan permintaan membuat harganya drop secara signifikan. 

Para produsen yang keuangannya terganggu pun memilih untuk memangkas volume produksi.

Di saat infeksi Covid-19 mulai mereda, banyak negara yang melonggarkan pembatasan. 

Hal ini berakibat pada naiknya harga komoditas. Berbeda dengan harga komoditas lain yang sudah mulai merangkak naik sejak Juni, harga batu bara baru naik belakangan. 

Salah satu pemicu naiknya harga batu bara termal Newcastle adalah kenaikan harga batu bara domestik China yang sangat tinggi akibat ketatnya pasokan di negara tersebut. 

Baca Juga: Apa Kabar Nasib Kontrak Tambang?

Kebijakan kuota impor dan rumor bahwa China memboikot produk batu bara impor Australia (seaborne) membuat pasar menjadi terdiskoneksi. 

China memiliki kebijakan zona hijau atau green zone terkait rentang harga batu bara yang harus dijaga.