Batu Bara Siap Gantikan Minyak

Batu Bara Siap Gantikan Minyak

Batu-Bara-Siap-Gantikan-Minyak
Batu Bara Siap Gantikan Minyak

Batu bara adalah komoditas energi ajaib yang dapat menghasilkan berjuta manfaat.

Sebagai bahan bakar sejak dahulu kala batu bara telah digunakan sebagai bahn substitusi minyak bumi.

Olahan batu bara cair atau liquid coal adalah produk turunan batu bara yang dianggap dapat menggantikan posisi minyak sebagan bahan bakar. 

Liquid coal atau batubara cair adalah teknologi yang mulai dikenalkan sejak 1920.

Jerman berhasil menciptakan batu bara cair karena sama sekali tidak memiliki lapangan minyak konvensional,  kondisi perang yang berkecamuk pada saat itu mendesak Jerman memenuhi kebutuhan atas bahan bakar untuk mengerakkan tank, kapal, truk, peswat serta mobil perang berbaja lainnya, puncaknya dari 1939  hingga 1945 yang mampu memproduksi hingga 18 juta metric ton bahan bakar cair dari batubara dan aspal.

Hal serupa dikembangkan di Afrika Selatan selama politik apartheid berlangsung. Dimana Afrika selatan dilarang  untuk mengimpor bahan bakar cair.

Namun selama periode pemblokadean tersebut, masih banyak mobil serta kendaran yang beroperasi. Yang mana sumber bahan bakar berasal dari proses CTL (coal to liquid).

Sampai  saat ini  Afrika Selatan mampu menghasilkan 160000 bbl/day.

Baca Juga: RI Target Ekspor 435 Juta Ton Batu Bara

Pengembangan liquid coal pada awalnya memiliki konsep yang sangat sederhana yang menganalogikan bahwa batubara kandungannya hampir mirip dengan energi fosil.

Batubara yang akan diolah mengandung karbon, namun tetap  terdapat hydrogen seperti yang dimiliki oleh minyak.