Batu Bara Paling Stabil di Tengah Pandemi

Batu Bara Paling Stabil di Tengah Pandemi

Batu-Bara-Paling-Stabil-di-Tengah-Pandemi
Batu Bara Paling Stabil di Tengah Pandemi

Analis Capital Futures Wahyu Laksono mengatakan bahwa sejauh ini semua komoditas mulai dari tembaga hingga batu bara mengalami tren pelemahan akibat sentimen penyebaran Covid-19 yang melemahkan permintaan.

Kendati pergerakan cukup fluktuatif sepanjang tahun berjalan 2020. Harga batu bara berhasil bergerak relatif stabil dibandingkan dengan komoditas energi lainnya di tengah sentimen pandemi COVID-19.

Namun, batu bara berhasil bergerak cukup stabil dan tidak jatuh cukup dalam di antara komoditas energi lainnya. Dia melihat permintaan batu bara mampu bertahan tidak turun signifikan meskipun terdapat sentimen penyebaran covid-19.

Sepanjang tahun berjalan 2020, harga batu bara Newcastle untuk kontrak teraktif di bursa ICE terkoreksi 9,4 persen.

Jika dibandingkan dengan komoditas energi lainnya, minyak jenis WTI telah terkoreksi hingga 63,1 persen.

Dan harga gas alam di bursa Nymex terkoreksi hingga 20,72 persen secara year to date.

Dengan demikian, kinerja batu bara terlihat tidak separah yang diekspektasikan pasar komoditas energi.

Wahyu pun menilai harga batu bara masih mampu bertahan di kisaran harga yang masih berada di level wajar.

Baca Juga: Indika Salurkan Donasi Tangani Virus Corona

Pada penutupan perdagangan Kamis (9/4/2020), harga batu bara kontrak April 2020 atau kontrak teraktif di bursa ICE parkir di level US$63,6 per ton, menguat 1,52 persen.

Namun, level itu menjadi level terendah batu bara sejak Juni 2017.