Batu Bara Melorot Akibat Ekonomi China Merosot

Batu Bara Melorot Akibat Ekonomi China Merosot

Batu-Bara-Melorot-Akibat-Ekonomi-China-Merosot
Batu Bara Melorot Akibat Ekonomi China Merosot

Pada penutupan pasar kemarin, Rabu (1/4/2020) harga batu bara kontrak futures ICE Newcastle (6. 000 Kcal/Kg) terkoreksi 1,34% ke level US$ 66,2/ton.

Harga batu bara langsung anjlok usai menyentuh titik tertinggi bulan Maret di US$ 71,65/ton pada 27 Maret 2020.

Harga batu bara termal kontrak berjangka (futures) ICE Newcastle kembali terpelanting setelah menyentuh titik tertinggi di bulan Maret.

Tampaknya susah untuk berharap harga batu bara akan melesat signifikan di tengah wabah corona yang menjalar ke berbagai negara di penjuru dunia.

Wabah corona yang diyakini berasal dari Wuhan bisa dibilang sudah dapat ditangani oleh China. Kini ekonomi Negeri Panda mulai bersemi kembali. Pada Maret angka Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur China berada di 52.

Artinya sektor manufaktur Tiongkok mengalami ekspansi di bulan Maret setelah sebelumnya terkontraksi ke level terendah dalam 10 tahun yakni di 35,7 akibat pandemi corona.

Walau ekonomi China mulai bergeliat karena virus sudah dijinakkan, prospek ekonomi global masih buram akibat menjalarnya wabah corona. Saat ini hampir semua negara di dunia sudah terjangkit virus berbahaya ini.

Baca Juga: Lifting, Investasi dan Proyek Hulu Migas Dihajar Corona

Kini total jumlah kumulatif orang yang positif terinfeksi patogen yang diyakini berasal dari Wuhan itu sudah mencapai level 932.000 lebih.

Sebanyak kurang lebih 42.000 orang terenggut nyawanya karena tak mampu melawan infeksi virus corona.