Batu Bara Kuat Reli 4 Hari Beruntun Tanpa Turun

Batu Bara Kuat Reli 4 Hari Beruntun Tanpa Turun

Batu Bara Kuat Reli 4 Hari Beruntun Tanpa Turun
Batu Bara Kuat Reli 4 Hari Beruntun Tanpa Turun

Batu bara hari ini terus menunjukkan keperkasaannya, harga batu bara domestik China yang tinggi masih jadi sentimen utama penggerek harga batu bara termal Newcastle. 

Kondisi tersebut menaikkan harga batu legam untuk kontrak yang aktif diperdagangkan sehingga masih mampu ditutup dengan apresiasi.

Tercatat, harga batu bara kontrak acuan Newcastle naik 1,13% ke US$ 58,15/ton.

Pada periode 6-13 Oktober 2020, harga batu bara ini anjlok 13,4%.

Namun setelah itu pada 14-19 Oktober harga batu bara naik 8,4%. 

Harga batu bara memang belum sampai ke level tertingginya di bulan Oktober di US$ 62,3.

Harga batu legam ini sempat anjlok 6,51% dalam sehari dan menjadi koreksi harian terdalam sepanjang tahun ini setelah China dikabarkan memblokir impor batu bara Australia.

Belum ada kepastian soal desas-desus yang beredar di kalangan trader tersebut sampai saat ini. Pemerintah Australia masih terus menyelidiki rumor tersebut.

Namun kebijakan kuota impor China acap kali memberi ketidakpastian yang membuat harga batu bara impor lintas laut (seaborne) menjadi tertekan.

Kuota impor merupakan salah satu bentuk kebijakan untuk melindungi industri batu bara domestik China.

Namun saat ini ketatnya pasokan membuat harga batu bara domestiknya naik sangat tinggi. 

Baca Juga: ESDM Siapkan Evaluasi di Delapan Lapangan Panas Bumi

Harga batu bara termal Qinhuangdao berkalori 5.500 Kcal/Kg yang jadi acuan Negeri Tirai Bambu pekan lalu telah melampaui rentang target yang ditetapkan oleh pemerintah.