Batu Bara Dekati Harga Tertinggi

Batu Bara Dekati Harga Tertinggi

Batu Bara Dekati Harga Tertinggi
Batu Bara Dekati Harga Tertinggi

Perlahan tapi pasti, perdagangan industri komoditas batu bara mulai terus mencatatkan hasil positif.

Pada sesi perdagangan Newcastle, harga batu bara kontrak berjangka ditutup menguat tipis. Saat ini, harga batu bara termal tersebut mendekati level harga tertinggi tertinggi sejak Agustus 2020.

Tercatat, pada sesi perdagangan Selasa (15/9/2020), harga batu bara ditutup naik 0,56% ke US$ 54,1/ton. Harga tersebut menjadi harga jual batu bara tertinggi sejak 5 Agustus 2020. 

Fluktuasi harga komoditas batu bara sebelumnya terjadi sepanjang tahun. Harga batu bara sempat anjlok hingga 20%.

Pelemahan permintaan global terutama dari India dan China akibat lockdown untuk mengendalikan wabah Covid-19 menjadi biang keroknya.

Di saat yang sama, momentum pandemi ini juga dimanfaatkan oleh banyak negara untuk beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Pangsa pasar renewable energy di negara-negara maju terutama Eropa untuk pembangkit listrik mengalami peningkatan.

Mengutip data Refinitiv, impor batu bara China pada Januari-Agustus 2020 adalah 183,2 juta ton.

Turun 4,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian impor batu bara India selama delapan bulan pertama 2020 adalah 113,48 juta ton.

Anjlok 18,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Bahan Peledak Tambang

Sedangkan impor batu bara Korea Selatan dalam periode Januari-Agustus 2020 adalah 71,01 juta ton. Ambles 21% ketimbang periode yang sama pada 2019.