Bahan Bakar Sampah Siap Geser Batu Bara?

Bahan Bakar Sampah Siap Geser Batu Bara?

Bahan-Bakar-Sampah-Siap-Geser-Batu-Bara?
Bahan Bakar Sampah Siap Geser Batu Bara?

Prospek masa depan energi ramah lingkungan Indonesia kian cerah.

Pemerintah baru saja meresmikan pabrik pengolahan sampah menjadi bahan bakar dengan metode Refuse-derived Fuel (RDF) di Cilacap, Jawa Tengah. 

Melalui Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan metode ini bisa memproduksi substitusi bahan bakar batu bara yang lebih murah untuk pembangkit listrik.

Metode RDF merupakan teknologi pengolahan sampah melalui proses homogenizers menjadi ukuran dan butiran kecil (pellet) yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran pengganti batubara.

Arifin menjelaskan dari studi yang dilakukan olahan sampah dari pabrik pengolahan RDF ini bisa mensubtitusi 3% kebutuhan batu bara pada pembangkit listrik. Khususnya untuk PLTU di wilayah Cilacap.

“Dari studinya hasil olahan sampah ini pemanfaatan PLTU batu bara bisa 3% subtitusi kebutuhan batu baranya,” ungkap Arifin saat meresmikan fasilitas pengolahan sampah RDF di Cilacap.

Baca Juga: PP Turunan UU Minerba Ditargetkan Selesai Desember

Harga dari hasil olahan RDF sendiri menurut Arifin lebih murah daripada batu bara. Bila batu bara per tonnya dihargai US$ 40-50, hasil olahan RDF cuma US$ 20 per ton.