Asal Usul Emas dari Tabrakan Bintang Akhirnya Terkuak

Puluhan tahun ilmuwan melakukan riset tentang asal usul emas. Kemudian asal muasal emas diungkap dalam konferensi pers di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) yang digelar pada 2013 lalu. Banyak orang yang menggemari emas, baik digunakan sebagai perhiasan, komponen elektronik maupun digunakan untuk investasi. Elemen yang memiliki simbol Au tersebut terbilang langka di bumi. Namun, dari manakah logam mulia ini berasal?

Dalam konferensi tersebut dikatakan bahwa emas berasal dari peristiwa tumbukan antar dua bintang neutron yang melepaskan unsur-unsur berat. Dari peristiwa tersebut, emas dikirim ke bumi lewat meteor atau asteroid.

Baca Juga: Q1 Harga Batu Bara Tak Bagus, Tapi 5 Emiten Ini Raup Untung

Hasil pengamatan yang dilakukan bahwa terjadi ledakan sinar gamma yang disebut GRB 13060GB pada jarak 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Ledakan sinar gamma tersebut berlangsung sangat cepat. Ledakan meninggalkan kilauan yang didominasi oleh cahaya inframerah. Astronom mengatakan bahwa kilauan seperti dalam kasus ini hanya bisa dihasilkan apabila ledakan sinar gamma berasal dari tumbukan bintang neutron.

Astronom lalu mengalkulasi jumlah emas yang dapat dihasilkan oleh sekali ledakan sinar kosmos dari tumbukan bintang neutron. Peristiwa tumbukan bintang neutron terjadi sejak zaman ledakan Big Bang berkisar 13,8 miliar tahun lalu. Sejumlah besar tercipta dalam tabrakan bintang dan dipompa keluar alam semesta. Bintang emas, platinum, uranium dan elemen berat lainnya neutron memiliki massa yang sangat berat. Astronom menyimpulkan bahwa ledakan sinar gamma dari tumbukan bintang neutron adalah sumber utama emas di semesta. Jika asal-usul emas berasal dari tabrakan bintang neutron, lalu bagaimana proses pembentukan emas pada kerak bumi?