Arab Saudi Lindungi Minyak Setelah Serangan di Irak

Serangan AS ke Irak ternyata membuat negara tetangga gusar. Bahkan Arab Saudi sudah menyatakan untuk lindungi minyak mereka setelah serangan AS ke Irak.

Menteri Energi Arab Saudi mengatakan Kerajaan telah mengambil segala tindakan pencegahan. Hal ini untuk memastikan keamanan fasilitas minyak setelah serentetan serangan muncul di Irak.

“Kami telah mengambil setiap langkah pencegahan,” kata Menteri Abdulaziz bin Salman Al-Saud, Senin (13/1/2020).

Baca Juga : Produksi Batubara di Kalsel Tembus 69 Juta MT

Pangeran tersebut menjawab pertanyaan soal apakah kerajaan telah meningkatkan pengamanan setelah Amerika Serikat dan Iran melancarkan serangan di kawasan itu.

Ketika berbicara pada sebuah ajang industri di Dahran. Pangeran Abdulaziz mengatakan kerajaan dalam Januari dan Februari akan memproduksi 7,74 juta barel minyak per hari.

Ia juga mengatakan kepatuhan Irak terhadap aturan OPEC soal penurunan produksi minyak telah meningkat pada Desember dan ketentuan itu diharapkan akan dipatuhi secara penuh pada Januari.